Jumat, 10 Januari 2014
Doa Seorang Ayah
"Tuhan, berikan bagi saya seorang putra yang cukup kuat
untuk menyadari kalau ia sedang lemah,
dan cukup tabah untuk menghadapi dirinya sendiri
kalau ia sedang takut.
Yang akan bangga dan tidak putus asa kalau kalah scara jujur,
dan rendah hati serta lembut dalam kemenangan..
Berikan bagi saya seorang putra, yang bukan cuma bisa berharap
tetapi juga yang mampu berbuat..
Putra yang akan mengenal Engkau..
Janganlah bawa ia ke jalan yang serba mudah dan enak, tetapi
biarlah ia belajar berdiri ditengah badai dan biarlah ia belajar
merasakan penderitaan orang-orang yang gagal.,
Berikanlah saya putra yang hatinya jernih,
yang cita-citanya tinggi,
putra yang dapat mengendalikan dirinya sendiri
sebelum mencoba mengendalikan orang lain,,
Yang meraih masa depan tetapi tidak melupakan masa lalu..
Dan jika semua itu sudah menjadi miliknya , saya mohon
agar ia diberi rasa humor dan senantiasa bersenyum.,
Berilah ia kerendahan hati, supaya ia selalu ingat akan kesederhanaan
merupakan bagian dari keaggungan sejati,
keterbukaan merupakan bagian dari kebijaksaan sejati
dan kelemahan merupakan bagian dari kekuatan sejati.."
Sir Mac Arthur
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Memahami Program Studi Manajemen dan Kebijakan Publik (UGM)
Program Sarjana Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) UGM merupakan pelopor institusi pendidikan di bidang administrasi publik di Indonesia. ...
-
“Alala tanalul ilma illa bisittatin, saumbika an majmu bibayani: dzakaun, wa khirsun, wastikbarun, wabulghotun, wairsyadu ustadz...
-
Ibnu Malik menyusun Alfiyah untuk merangkum kaidah bahasa secara sistematis dan menyeluruh. Secara filosofis, ini sejalan dengan hakikat keb...
-
PELAJARAN XVI GHIBAH, NAMIMAH, HIQD, HASAD DAN TAKABUR Wahai anaku, sebagian dari akhlak tercela dan hina ialah ghibah (en...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar